Nusantara

Musium Sultan mahmud Badaruddin II Palembang

Nirwana Sembilan Benua | Kamis, 23 April 2015 - 10:34:25 WIB | dibaca: 968 pembaca

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang berada di seberang Sungai Musi ini memiliki bentuk asli bangunan tidak berubah dari masa awal pendiriannya. Lokasinya di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II No. 2, Palembang.

Di museum ini Anda dapat menikmati sekitar 556 koleksi benda bersejarah, mulai dari bekas peninggalan kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang. Nama Sultan Mahmud Badaruddin II dijadikan nama museum ini untuk menghormati jasanya bagi kota Palembang.

Museum ini berdiri di atas bangunan Benteng Koto Lama (Kuto Tengkurokato Kuto Batu) dimana Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo dan Sultan Mahmud Badaruddin I (1724-1758) memerintah. Berdasarkan penyelidikan oleh tim arkeologis tahun 1988, diketahui bahwa pondasi Kuto Lama ditemukan di bawah balok kayu.

  

Benteng ini pernah habis dibakar oleh Belanda pada 17 Oktober 1823 atas perintah I.L. Van Seven House sebagai balas dendam kepada Sultan yang telah membakar Loji Aur Rive. Kemudian di atasnya dibangun gedung tempat tinggal Residen Belanda. Pada masa Pendudukan Jepang, gedung ini dipakai sebagai markas Jepang dan dikembalikan ke penduduk Palembang ketika proklamasi tahun 1945.  Museum ini direnovasi dan difungsikan sebagai markas Kodam II/Sriwijaya hingga akhirnya menjadi museum dan

Jam berkunjung museum ini adalah Senin hingga Kamis08.00 – 16.00 WIB,Jumat08.00 – 11.30; serta  Sabtu dan Minggu09.00 – 16.00. Untuk hari libur nasional akan tutup.

Berkeliling

Untuk berkeliling kota Palembang akan ada beberapa pilihan moda mulai dari bus, taxi, perahu bidar, hingga mobil ketek. Yang terakhir apabila Anda temukan maka patut dicoba. Mobil antik tersebut berupa jeep willys sisa perang dunia II yang mirip angkot Jeepney di Filipina. Masyakat Palembang memberinya nama mobil ketek karena suara mesin mobil ini sangat mirip suara mesin perahu di sepanjang aliran Sungai Musi. Pemiliknya bukan dari kalangan pengoleksi mobil antik, melainkan para juragan angkot yang dimiliki secara turun-temurun. Keberadaan mobil ketek ini terancam punah karena tidak tersedianya onderdil dan kalah bersaing dengan angkutan umum modern. Untuk menemukan kendaraan unik ini coba ditemui di Jalan KH A Azhari, kawasan 7 Ulu sampai 1 Ulu dekat stasiun kereta api Kertapati, dan sekitar Jalan Sosial di Km 5 Palembang sampai Lebongsiarang, Ilir Timur. Di tiga tempat itu, disesaki mobil antik jenis jeep willys.

Kegiatan

Kegiatan berwisata di museum sejatinya tidaklah membosankan. Apalagi apabila Anda pergi dengan bekal pengetahuan pengantar sebelumnya. Di Museum Sultan Mahmud Badaruddin tersimpan lebih dari 500 benda bersejarah berupa koleksi arkeologi, etnografi, biologi, keramik, senirupa, dan numismatik. 










Komentar Via Website : 4
Nadya
06 Desember 2016 - 21:14:37 WIB
Update terus informasinya boss....
Jasa SEO Murah http://goo.gl/4Y8yi2 berkualitas | Info prediksi bola http://goo.gl/IzZK5I online | Kunjungi http://langsung.top/jasa-seo-murah/
Manfaat Jelly Gamat QnC Untuk Kesehatan
13 Juli 2017 - 09:39:02 WIB
Oke, Informasinya terimakasih, sukses selalu
https://goo.gl/cjHPEX || http://gamatstore.com
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)